Contoh Undangan Pernikahan Sederhana

Berawal dari undangan pernikahan yang saya terima sebanyak enam undangan dalam sebulan. Teman-teman sudah banyak yang lebih dulu menikan, bahkan banyak juga yang lebih muda dari saya. Setiap saya menerima undangan selalu mencul pertanyaan “Kapan saya menikah?” Saya pun teringat karya cerpen Sungging Raga, sastrawan asal Situbondo dengan judul “Begitu banyak bulan berlalu”. (Bisa dicari di google) Setidaknya bisa memotivasi saya.
Suatu saat jika saya menikah tidak akan membuatnya menjadi ribet. Sederhana saja. Termasuk undangan  yang  saya buat. Desain undangan ini berwal dari beberapa contoh undangan keren yang saya terima, tapi menurut saya telalu berbelit-belit. Saya ingin membuatnya yang sederhana. Selain itu untuk mengobati kerinduan saya pada dunia desain grafis. Anggap saja sedang latihan. Soal bagus atau tidak itu relatif.
Berikut Contohnya

Tampak depan dan belakang


Contoh isi


Redaksi

Seseorang yang kebetulan dilahirkan di Situbondo pada suatu senja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar